Somnia Memorias
From the monthly archives: September 2010
Minahasa. Berpuluh-puluh tahun silam.
Baju putihku ditarik oleh seorang anak laki-laki kecil bercelana kotak-kotak gelap seperti motif gorden di rumahnya. Ibunya penjahit. Itu saja yang aku tahu. Oh, kue taart buatannya selalu sedap.
Aku menjerit. Aku hanya mampu bersembunyi sekitar empat puluh detik di balik pintu garasi yang penuh dengan sepeda tua ini.
Ia tertawa [...]
Recent Comments
- viagra pharmacie on #KolaboraLis
- chabe on Tentangmu Yang Selalu Manis
- chabe on Kalau Odol Lagi Jatuh Cinta
- chabe on Ini Bukan Judul Terakhir
- chabe on Sah!
Categories