Review Google Chrome
October 11th, 2008
![]()
Finally.. I had a chance to try this new browser from Google. After all those busy bussyyyy internship days, I can get myself back to the lovely Internet.
Satu hal yang membuat saya akhir-akhir ini mengeluh soal internet, selain koneksi yang suka lambat dan tagihan yang lupa dibayar, adalah BROWSER. Saya adalah pengguna Firefox yang setia (setelah berpaling dari IE tentunya), tapi sekarang ini saya terpaksa ‘melihat-lihat sekeliling’ dulu karena Firefox (terutama 3rd version-nya) makin lama makin lambat start-nya (padahal udah di-optimize) dan tampilan internet sering goyang-goyang dan melebar ke kanan. Akhirnya saya sempet memakai Opera sebentar, yang menurut saya keren, namun saya tergoda sama browser baru-nya Google.
Browser yang dirilis bulan September kemarin ini masih dalam versi beta, tapi overall cukup memuaskan jadi saya pengen nulis review tentang browser ini. Berhubung saya cuma user internet yang awam, bukan orang IT, web developer apalagi software engineer, jadi saya tidak akan mengcover hal-hal teknis yang berat-berat dan bikin pusing kayak API code, JavaScript processes, open source and stuff like that.
Look - One word: Clean. Bersih. Kinclong. Interface-nya simple banget, tampilan tab-nya ada di atas, download status plus pop-up blocks-nya ada di bawah, menu bar juga diubah menjadi dua icon kecil jadi ngga menuh-menuhin layar. Address bar-nya bener-bener multifungsi karena udah digabung sama title bar dan search engine Google, jadi tinggal tulis apa yang mau di search di address bar tanpa perlu toolbar-toolbar lain. Karena interface yang hemat ini, screen-nya jadi bener-bener LAPANG. Udah serasa pake ‘Full Screen Mode’ saking luasnya. Tapi kadang-kadang urutan tabs-nya suka bikin bingung kalau belum biasa.
Feel - Enak, ngga bikin pusing karena semua tertata rapi dan ngga ribet oleh aneka pernik. Banyak elemen-elemen yang bisa membuat saya bernostalgia, misalnya interface yang mirip Firefox dan halaman ‘Most Visited’ tiap kali saya buka tab akan selalu mengingatkan saya pada fitur ‘Speed Dial’-nya Opera. Tampilan elegannya juga mirip Safari.
Move - Start-nya jauh lebih cepet dibanding Firefox, dan speed-nya nyaris sekencang Opera. Buka banyak tab atau download banyak file sekaligus juga ngga mengganggu kecepatan browsing. Sampai saat ini Google Chrome saya juga belum pernah crash. Soal memory usage yah standarlah, meskipun ngga sebanyak Firefox.
Karena masih beta version, mungkin ada beberapa bug. Untungnya saya belum menemukan bug apa pun, atau kalaupun sudah, mungkin sayanya yang ngga nyadar karena ngga terlalu mengganggu. Sampai saat ini saya masih senang memakai Google Chrome dan akan terus mengikuti perkembangannya, entahlah ke depannya nanti apakah saya akan balik lagi ke pelukan Firefox atau ke pangkuan Opera.
Buat yang mau nyoba, bisa langsung download di sini.
2 Comments Add your own
1. Gaga | October 17th, 2008 at 3:14 pm
kalo aku minta artikel ini..bole ya…hehehehe
2. Melissa | October 17th, 2008 at 4:57 pm
Boleh aja.. tapi jangan lupa tulis credits alias sumber artikelnya ya
Leave a Comment
Some HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>
Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed